Doa Awal Tahun & Akhir Tahun Hijriyah

Doa awal tahun hijriyah merupakan doa yang dipanjatkan sebagai bentuk rasa syukur terhadap anugerah Allah yang begitu besar. Sejarah penanggalan tahun Hijriyah terjadi pada kepemimpinan Kholifah Umar bin Khottob yang diawali oleh aduan sahabat Abu Musa Al-Asy’ari yang mengeluhkan kesulitan pengarsipan surat menyurat yang dilakukan dengan sang Khalifah.

Untuk menanggapi keluhan tersebut Kholifah Umar bin Khattab mengusulkan penggunaan peristiwa hijrab Nabi Muhammad SAW dari Makkah ke Madinah sebagai awal penetapan penanggalan Islam, dan ditentukan bulan Muharram sebagai bulan pertama dalam Islam. Bulan ini dipilih karena pada bulan tersebut umat muslim telah usai melakukan ibadah Haji.

Doa awal tahun dan akhir tahun pertama kali muncul pada zaman Tab’iut Tabi’in yang konsisten di jalan Ahlussunnah wal Jama’ah. Doa ini sebagai perwujudan rasa syukur dan sekaligus permohonan ampun atas kesalahan – kesalahan yang telah diperbuat seorang muslim dalam satu tahun penuh.

Tata Cara Membaca Do’a Tahun Baru

Pada momen pergantian tahun Hijriyah umat islam biasanya berbondong-bondong untuk memanjatkan doa terbaik, sebagai bentuk rasa syukur, meskipun ada juga pada salah satu kelompok umat muslim yang mengharamkannya karena merupakan sebuah Bid’ah.

Tata Cara Membaca Doa Awal Tahun

Namun bagi umat muslim yang berpegang teguh pada tali Ahlussunnah wal Jama’ah, membaca doa awal tahun diperbolehkan karena tidak semua Bid’ah tertolak. Asalkan Bid’ah tersebut tetap berprinsip pada kebaikan dan tidak terjadi pada ibadah ushul yang telah ditentukan secara jelas pada Al-Qur’an dan Hadits.

Tentu kita sebagai umat islam tau bahwa akhir tahun merupakan sebuah momentum untuk instrospeksi diri mengenai hal yang berhubungan dengan kebaikan dan keburukan diri kita.

Doa awal tahun dan doa akhir tahun telah diamalkan oleh umat Islam sejak dahulu hingga sekarang dari warisan para ulama Ahlussunnah wal Jamaah sebelumnya. Dari sini ada tiga sumber doa yang kami temukan, dimana dari ketiga redaksi tersebut hampir sama hanya ada beberapa teks redaksi saja yang berbeda.

Tata Cara Membaca Do’a Awal Tahun

  • Bacaan doa penutupan tahun dibaca pada waktu setelah Sholat Maghrib pada hari 29 atau 30 Dzulhijjah, yang berarti bertepatan memasuki tanggal 1 Muharram.
  • Pembacaan do’a dianjurkan tepat setelah sholat, agar tetap dalam kondisi tidak batal Wudlu agar lebih mustajab.
  • Bacalah doa akhir tahun ini sebaiknya dibaca sebanyak 3 kali, karena Allah Maha Esa dan menyukai yang ganjil.

Tata Cara Membaca Do’a Akhir Tahun

  • Bacaan doa penutupan tahun dibaca pada waktu setelah Sholat Ashar pada hari ke 29 atau 30 Dzulhijjah.
  • Pembacaan do’a dianjurkan tepat setelah sholat, agar tetap dalam kondisi tidak batal Wudlu agar lebih mustajab.
  • Bacalah doa akhir tahun ini sebaiknya dibaca sebanyak 3 kali, karena Allah Maha Esa dan menyukai yang ganjil.

Bacaan Do’a Awal Tahun

Doa Awal tahun berisikan harapan – harapan seorang hamba agar diberikan perlindungan dan pertolongan dari Allah agar dihindarkan dari godaan Syetan dan segala macam hal buruk. Selain itu juga berisikan harapan – harapan agar terjadi perubahan dalam kebaikan , kebahagiaan dan ketentraman lahiriah maupun bathiniah.

Bacaan Doa Awal Tahun

Menurut Sayyid Utsman bin Aqil bin Yahya

Doa awal tahun menurut Sayyid Utsman bin Aqil bin Yahya yang masyhur dalam kitab Maslak Al Akhyar, sebagai berikut.

Bacaan Doa Awal Tahun Arab

الْحَمْدُلِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ , وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى سَيِّدِنَا مَحَمَّدٍ اَشْرَفِ الْمُرْسَلِيْنَ وَعَلَى اَلِهِ وَصَحْبِهِ اَجْمَعِيْنَ . الَّلهُمَّ اَنْتَ الاَبَدِيَّ الْقَدِىْمُ الاوَّلُ وَعَلَى فَضْلِكَ الْعَظِيْمِ وُجُودِكَ الْمُعَوَّلِ وَهذَا عَامٌ جَدِيْدٌ قَدْ اَقْبَلَ عَلَيْنَا نَسعَلُكَ الْعِصْمَةَ فِيْهِ مِنَ الشَّيطَانِ وَاَوْلِيَا ئِهِ وَجُنُو دِهِ , وًالْعَوْنَ عَلَى هَذِهِ النَّفْسِ الاَمَّارَةِ بِالسُّوْءِ وَالاِشْتِغَالَ بِمَا يُقَرِّبُنَا اِلَيْكَ زُلْفَى , يَاذَالجَلَالِ وَالاِكْرَامِ يَااَرْحَمَ الرَّ احِمِيْنَ . وصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلِّمَ . وَالْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَا لَمِيْنَ

Bacaan Doa Awal Tahun Latin

Alhamdulillahirabbil ‘alamiin. Wa shallallahu ‘alaa (sayyidinaa) Muhammadin asrofil mursaaliin wa ‘alaa ‘aalihi wa shahbihii ajmain. Allaahumma antal abadiyyul qadiimul awwalu, wa ‘alaa fadhlikal ‘azhimi wuzuudikal mu’awwali wa haadza ‘aamun jadidun qad aqbala ilaina nas’aluka ‘ishmata fiihi minashy syaithaani wa auliyaa‘ihi wa junuudihi wal’auna ‘alaa haadzihin nafsil ammaarati bis suu’i wal isytighaala bimaa yuqarribuni ilaika zulfa yaa dzal jalaali wal ikram yaa arhamar raahimin, wa shallallahu ‘alaa sayyidina Muhammadin wa ‘alaa ‘aalihi wa shahbihi wa sallam. Walhamdulillahirabbil ‘alamiin.

Arti Doa Awal Tahun

Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam. Semoga Allah senantiasa melimpahkan rahmat dan keselamatan kepada junjungan kami Baginda Agung Nabi Muhammad SAW, beserta keluarga dan para sahabatnya.

Ya Allah, Engkaulah Dzat yang Maha Abadi, Maha Dahulu, lagi Maha Awal. Dan hanya kepada anegerah-Mu yang Agung dan kedermawanan-Mu menjadi tempat manusia bergantung. Dan kini tahun baru telah datang, kami memohon kepada Mu perlindungan dalam tahun ini dari godaan Syetan, kekasih-kekasihnya dan serta bala tentaranya.

Dan kami memohon pertolongan untuk mengalahkan hawa nafsu amarah yang menuntun pada perbuatan buruk, agar kami lebih sibuk melakukan amal yang dapat lebih mendekatkan diri kami kepada Mu, wahai Dzat yang memiliki keagungan dan Kemuliaan.

Semoga Allah senantiasa melimpahkan rahmat dan keselamatan kepada junjungan kami nabi Muhammad SAW, beserta para keluarganya dan sahabatnya. Dan segala puji bagi Allah, Tuhan seluruh alam.

Menurut Pondok Pesantren Lirboyo

Doa awal tahun yang dibaca setelah sholat Magrib pada awal tahun atau tanggal 1 Muharram dengan didahului dengan bacaan Ayat Kursi sebanyak 360 kali dan disertai dengan bacaan basmalah untuk setiap bacaan dan dilanjutkan dengan doa pendek yang dianjurkan untuk dibaca sebanyak 300 kali adalah sebagai berikut.

Bacaan Doa Awal Tahun Arab

اَللهم  يَا مُحَوِّلَ الأَحْوَالِ حَوِّلْ حَالِيْ إِلَى أَحْسَنِ الأَحْوَالِ بِحَوْلِكَ وَقُوَّتِكَ يَا عَزِيْزُ يَا مُتَعَالْ. وَصَلَّى اللهُ تَعَالَى عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّم

Arti Doa Awal tahun

Ya Allah Dzat pemindah berbagai kondisi, pindahlah kondisiku pada kondisi terbaik dengan daya dan kekuatan Mu, wahai Dzat yang Maha Agung dan Maha Tinggi. Semogaa Allah SWT melimpahkan sholawat dan keselamatan kepada Sayyidina Muhammad, keluarga serta para sahabatnya. 

Menurut Kitab Kanzun Najah was Surur

Doa awal tahun hijriyah berikut dinukil dari Kitab Kanzun Najah was Surur Fi Ad’iyyati Tasyrahus Shudur buah karya dari Syeikh Abdul hamid bin Muhammad Ali Kudus bin Abdil Qadir. Dalam kitab ini juga dijelaskan khasiat membaca do’a akhir tahun dan do’a awal tahun.

Bacaan Doa Awal Tahun Arab

اَللهم أَنْتَ الْأَبَدِيُّ الْإِلَهُ الْقَدِيْمُ الْأَوَّلُ، وَعَلَى فَضْلِكَ الْعَظِيْمِ وَكَرِيْمِ جُوْدِكَ الْعَمِيْمِ الْمُعَوَّلُ، وَهَذَا عَامٌ جَدِيْدٌ قَدْ أَقْبَلَ، أَسْأَلُكَ الْعِصْمَةَ فِيْهِ مِنَ الشَّيْطَانِ وَأَوْلِيَائِهِ ، وَالْعَوْنَ عَلَى هَذِهِ النَّفْسِ الْأَمَّارَةِ بِالسُّوْءِ وَالْأَعْمَالِ، وَالْاِشْتِغَالَ بِمَا يُقَرِّبُنِيْ إِلَيْكَ زُلْفَى، يَا ذَا الْجَلَالِ وَالْإِكْرَامِ. أَسْأَلُكَ مِنْ خَيْرِهَا وَأَعُوذُبِكَ مِنْ شَرِّهَا وَأَسْتَكْفِيكَ مُؤْنَتَهَا وَشُغْلَهَا فِي عَافِيَةٍ بِرَحمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ. وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ تَسْلِيمَا

Arti Doa Awal Tahun

Ya Allah, Engkau Dzat yang Maha Abadi, yang Manjadi Tuhan, yang Maha Terdahulu, yang Maha Awal. Sesuatu yang diandalkan manusia hanyalah anugerah-Mu yang agung dan kemurahan-Mu yang mulia. Ini tahun baru telah tiba.

Didalamnya aku memohon penjagaan kepada-Mu dari setan dan kekasih-kekasih-Nya, memohon pertolongan atas nafsu amarah yang menuntun pada keburukandan berbagai amal buruk, dan memohon kepada-Mu agar tersibukkan diri dengan aktifitas yang mampu menambah kedekatan diriku kepada-Mu dengan yang sedekat-dekatnya.

Wahai Dzat yang Maha Agung dan Maha Mulia, aku mohon kepada-Mu dari kebaikan tahun ini, memohon perlindungan-Mu dari keburukan tahun ini. Aku memohon kecukupan atas kebutuhan biaya tahun baru ini dan kesibukan dalam tahun ini dengan kesehatan dan rahmat-Mu, wahai Dzat yang maha Pengasih dari para kekasih.

Semoga Allah melimpahkan shalawat dan keselamatan yang sempurnakepada Sayyidina Muhammad, keluarga dan para sahabatnya.

Bacaan Doa Akhir Tahun

Bacaan doa akhir tahun merupakan sebuah pengakuan seorang hamba yang telah banyak melakukan dosa selama satu tahun perjalanan hidupnya kepada Allah. Sekaligus permohonan seorang hamba untuk menerima seluruh amal baik yang telah diperbuat dalam satu tahun kehidupannya.

Bacaan Doa Akhir Tahun

Menurut Sayyid Utsman bin Aqil bin Yahya

Doa tutup tahun menurut Sayyid Utsman bin Aqil bin Yahya yang masyhur dalam kitab Maslak Al Akhyar, sebagai berikut.

Bacaan Doa Akhir Tahun Arab

اَلْحَمْدُ الِلّهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ , وَصَاَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِ نَا مُحَمَّدٍ دَعَلَى اَلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمْ , اَلَّلهُمَّ مَا عَمِلْتُ فِى هَذِهِ السَّنَةِ مِمَّا نَهَيْتَنِي عَنْهُ فَمَمْ اَتُبْ مِنْهُ وَاَمْ تَرْضَهُ وَلَمْ تَنْسَهُ وَحَلَمْتَ عَلَيَّ بَعْدَ قُدْرَتِكَ عَلَى عُقُو بَتِى اِلَي اتَّوْبَةِ مِنْهُ بَعْدَ جُرْاَتِىْ عَلَى مَعْصِيَتِكَ فَاءِنِّى اَسْتَغْفِرُكَ فَاغْفِرْلِى وَمَا عَمِلْتُ فِيْهَا مِمَّا تَرْضَاهُ وَوَعَدْتَنِى عَلَىْهِ الثَّوَابَ فَاَسْئَلُكَ اَلَّلهُمَّ يَا كَرِيْمُ يَاذَاالْجَلَالِ وَالْاِكْرَامِ اَنْ تَتَقَبَّلَهُ مِنِّى وَلاَ تَقْطَعْ رَجَائِىْ مِنْكَ يَاكَرِيْمُ وصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ النَّبِىِّ الْاُمِّىِّ وَعَلَى اَلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمْ

Bacaan Doa Akhir Tahun Latin

Alalhamdulillahirabbil ‘alaamiin wa shalallaahu ‘alaa sayyidinaa Muhammadin wa ‘alaa aalihii wa shahbihii wa salam. Allahumma maa ‘amiltu fii haadzihis sanatilmimmaa nahaitanii ‘anhu falam atub minhu walam tardlahu walam tansahuu wahalimta ‘alayya ba’da qudratika ‘alaa ‘uquubatii wada’ antanii ilattaubati minhu ba’da juratii ‘alaa ma’shiyatika fainnii astaghfiruka faghfirli. Wamaa ‘amiltu fiihaa mimmaa tardlaa hu wawa’ adtanii ‘alaihits tsawaaba fa as alukallaahumma yaa kariimu yaa dzal jalaa li walikraami an tataqabbalaahu ‘alaa sayyidinaa Muhammadin nabiyyil ummiyyi wa ‘alaa ‘aalihi wa shahbihii wa sallam.

Arti Doa Akhir Tahun

Segala puji bagi Allah, Tuhan seluruh alam. Semoga Allah melimpahkan seluruh rahmat dan keselamatan kepada baginda junjungan Nabi Muhammad SAW, beserta seluruh keluarga dan sahabatnya.

Wahai Tuhanku (Allah), aku meminta ampunan atas perbuatanku dalam satu tahun ini dari segala sesuatu yang telah Engkau larang sementara aku belum sempat memanjatkan taubat, perbuatanku yang Engkau maklumi atas kemurahan-Mu sementara Engkau mampu untuk menyiksaku, dan perbuatan dosa yang telah Engkau perintahkan untuk bertaubat, sementara aku melanggarnya yang berarti aku durhaka terhadap-Mu, karenanya aku memohon ampunan kepada-Mu. Ampunilah aku.

Menurut Pondok Pesantren Lirboyo

Untuk sumber pertama yang kami temukan adalah dari selebaran resmi Pondok Pesantren Lirboyo, Kota Kediri, Jawa Timur. Selebaran tersebut diedarkan pada tahun 2001 pada saat tampuk kepemimpinan Almarhum KH. Ahmad Idris Marzuqi. Anjuran tersebut sampai saat ini masih terus disebarluaskan diberbagai media khususnya menjelang tahun baru Hijriyah.

Doa tersebut hingga saat ini masih terus diamalkan secara berjamaah oleh para santri PP Lirboyo dan masyarakat Kota Kediri di Masjid Agung Kediri setiap tahun baru. Doa akhir tahun dianjurkan untuk dibaca sebanyak tiga kali setelah sholat Ashar pada hari terakhir bulan Zulhijjah.

Bacaan Doa Akhir Tahun

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ. وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ. اَللهم  مَا عَمِلْتُ مِنْ عَمَلٍ فِي السَّنَةِ الْمَاضِيَةِ وَلَمْ تَرْضَهُ، وَنَسِيْتُهُ وَلَمْ تَنْسَهُ، وَحَلُمْتَ عَنِّيْ مَعَ قُدْرَتِكَ عَلَى عُقُوْبَتِيْ، وَدَعَوْتَنِيْ إِلَى التَّوْبَةِ بَعْدَ جَرَاءَتِيْ عَلَيْكَ،اَللهم  إِنِّيْ أَسْتَغْفِرُكَ مِنْهُ فَاغْفِرْ لِيْ.اَللهم وَمَا عَمِلْتُ مِنْ عَمَلٍ تَرْضَاهُ وَوَعَدْتَنِيْ عَلَيْهِ الثَّوَابَ وَالْغُفْرَانَ فَتَقَبَّلْهُ مِنِّيْ، وَلَا تَقْطَعْ رَجَائِيْ مِنْكَ يَا كَرِيْمُ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ. وَصَلَّى اللهُ تَعَالَى عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ

Artinya :

Dan semoga rahmat dan salam terlimpahkan kepada junjungan kami dan tuan kami yaitu Nabi Muhammad saw beserta keluarga dan para sahabatnya.

Ya Allah ya Tuhan, larangan apapun dari Mu yang telah kulakukan pada tahun ini, sedang aku tidak bertaubat darinya dan Engkau tidak meridhainya, tidak melupakannya dan Engkau bersikap pentantun kepadaku padahal Engkau berkuasa untuk menghukumku, dan Engkau telah menyeruku untuk bertaubat sesudah aku berani berbuat durhaka kepada Mu, maka sesungguhnya sekarang aku memohon ampun kepada Mu, ampunilah aku.

Dan hal-hal apapun yang Engkau ridhoi yang telah kulakukan pada tahun ini, dan telah Engkau janjikan pahalanya kepadaku. Maka aku memohon kepada Mu (Allah).

Ya Allah wahai yang Maha Mulia, Wahai yang memiliki kebesaran dan kemuliaan, sudilah Engkau menerimanya dan janganlah Engkau putuskan harapanku kepadaMu wahai Yang Maha Mulia.

Dan semoga Allah melimpahkan ramat dan salam-Nya kepada junjungan kami Nabi Muhammad saw juga pada keluarga dan para sahabatnya.

Setelah itu dilanjutkan dengan bacaan doa akhir tahun yang dianjurkan untuk dibaca sebanyak tiga kali :

Doa Akhir Tahun Bahasa Arab

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ. اَلْحَمْدُ للهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ. اَللهم صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَاةً تَمْلَأُ خَزَائِنَ اللهِ نُوْرًا، وَتَكُوْنُ لَنَا وَلِلْمُؤْمِنِيْنَ فَرَجًا وَفَرْحًا وَسُرُوْرًا، وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلِّمْ تَسْلِيْمًا كَثِيْرًا. اَللهم أَنْتَ الْأَبَدِيُّ الْقَدِيْمُ الْأَوَّلُ، وَعَلَى فَضْلِكَ الْعَظِيْمِ وَكَرِيْمِ جُوْدِكَ الْعَمِيْمِ الْمُعَوَّلُ، وَهَذَا عَامٌ جَدِيْدٌ قَدْ أَقْبَلَ، أَسْأَلُكَ الْعِصْمَةَ فِيْهِ مِنَ الشَّيْطَانِ وَأَوْلِيَائِهِ ، وَالْعَوْنَ عَلَى هَذِهِ النَّفْسِ الْأَمَّارَةِ بِالسُّوْءِ، وَالْاِشْتِغَالَ بِمَا يُقَرِّبُنِيْ إِلَيْكَ زُلْفَى، يَا ذَا الْجَلَالِ وَالْإِكْرَامِ. وَصَلَّى اللهُ تَعَالَى عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ

Arti Doa Akhir Tahun

Bismillahirrahmanirrahim, Segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam. Ya Rabb, limpahkanlah sholawat yang dapat memenuhi berbagai simpanan Mu dengan cahata, sholawat yang bisa menjadi solusi, kebahagiaan dan kesukacitaan bagi kami dan orang-orang beriman, serta limpahkanlah keselamatan yang banyak kepada Nabi Muhammad saw, keluarga dan para sahabatnya. 

Ya Allah, Engkau Dzat Yang Maha Abadi, Maha Qadim, Maha Awal, Engkau adalah andalan bagi manusia. AnugerahMu yang agung dan kemurahanMu yang mulia.

Kini tahun baru telah tiba, Di dalam doaku memohon penjagaan kepada Mu dari setan dan kekasih-kekasihnya, memohon pertolongan atas nafsu amarah yang memerintahkan keburukan dan memohon berikan kesibukan diri dengan segala aktifitas yang bisa membuat aku untuk lebih dekat kepada Mu dengan sedekat-dekatnya.

Wahai Dzat Yang Maha Agung dan Maha Mulia, semogga Allah SWT melimpahkan sholawat dan keselamatan kepada Nabi Muhammad, keluarga dan para sahabatnya. 

Menurut Kitab Kanzun Najah was Surur

Doa tutup tahun hijriyah berikut dinukil dari Kitab Kanzun Najah was Surur Fi Ad’iyyati Tasyrahus Shudur buah karya dari Syeikh Abdul hamid bin Muhammad Ali Kudus bin Abdil Qadir. Bacaan do’a ini boleh dilakukan setelah Sholat Ashar atau sesudah Sholat maghrib, karena tidak ada redaksi yang menganjurkan ketetapan waktu mustajabahnya.

Bacaan Doa Akhir Tahun Arab

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ. وَصَلَّى اللهُ تَعَالَى عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ. اَللهم مَا عَمِلْتُ مِنْ عَمَلٍ فِي السَّنَةِ الْمَاضِيَةِ مِمَّا نَهَيْتَنِي عَنْهُ وَلَمْ أَتُبْ مِنْهُ وَلَمْ تَرْضَهُ، وَنَسِيْتُهُ وَلَمْ تَنْسَهُ، وَحَلُمْتَ عَنِّيْ مَعَ قُدْرَتِكَ عَلَى عُقُوْبَتِيْ، وَدَعَوْتَنِيْ إِلَى التَّوْبَةِ بَعْدَ جَرَاءَتِيْ عَلَيْكَ،اَللهم إِنِّيْ أَسْتَغْفِرُكَ مِنْهُ فَاغْفِرْ لِيْ. اَللهم وَمَا عَمِلْتُ مِنْ عَمَلٍ تَرْضَاهُ وَوَعَدْتَنِيْ عَلَيْهِ الثَّوَابَ وَالْغُفْرَانَ فَتَقَبَّلْهُ مِنِّيْ، وَلَا تَقْطَعْ رَجَائِيْ مِنْكَ يَا كَرِيْمُ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ. وَصَلَّى اللهُ تَعَالَى عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ

Arti Doa Akhir Tahun

Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Semoga Allah Ta’la melimpahkan sholawat serta keselamatan kepada Baginda Agung Nabi Muhammad SAW, seluruh keluarga dan para sahabatnya.

Wahai Allah, amal yang telah aku perbuat pada tahun lalu dari sekian banyak amal yang Engkau cegah untuk aku lakukan, yang aku belum sempat bertaubat dari perkara tersebut, sedangkan Eangkau tidak meridlainya, yang telah aku lupakan namun tidak Engkau lupakan, Engkau telah bijaksana terhadapku meskipun sebebnarnya mampu untuk menghukumku, Engkau memerintahkan padaku untuk lekas bertaubat setelah kenekatanku bermaksiat kepada-Mu, Ya Allah sungguh aku memohon ampunan kepada-Mu dari perbuatan tersebut, maka ampunilah aku.

Ya Allah, dan untuk amal yang telah aku lakukan dan Engkau meridlainya dan Engkau janjikan pula pahala dan ampunan atasnya, maka terimalah amal tersebut dariku, dan jangan Engkau putus harapanku kepada-Mu, wahai Allah Dzat yang Maha Mulia, wahai Dzat yang Maha Pengasih dari para kekasih.

Semoga Allah Ta’ala melimpahkan shalawat serta keselamatan kepada Baginda Agung Nabi Muhammad, keluarga dan para sahabatnya.

Menurut Kitab Al-Fathul Mubin wad Durrut Tsamin

Doa tutup tahun berikut dinukil dari Kitab Al-Fathul Mubin wad Durrut Tsamin buah karya Syeikh Abdullah bin Muhammad Al-Khayyath Al-Harusyi. Beliau merupakan salah satu pengarang kitab tertua yang berasal dari Kota Fes, Maroko. Berikut doa akhir tahun yang beliau anjurkan.

Bacaan Doa Akhir Tahun Arab

اَللهم مَا عَمِلْتُ مِنْ عَمَلٍ فِي هَذِهِ السَّنَةِ مِمَّا نَهَيْتَنِي عَنْهُ وَلَمْ تَرْضَهُ، وَنَسِيْتُهُ وَلَمْ تَنْسَهُ، وَحَلُمْتَ عَلَيَّ مَعَ قُدْرَتِكَ عَلَى عُقُوْبَتِيْ، وَدَعَوْتَنِيْ إِلَى التَّوْبَةِ بَعْدَ جَرَاءَتِيْ عَلَيْكَ،اَللهم إِنِّيْ أَسْتَغْفِرُكَ مِنْهُ فَاغْفِرْ لِيْ.اَللهم وَمَا عَمِلْتُ فِيهَا مِنْ عَمَلٍ تَرْضَاهُ وَوَعَدْتَنِيْ عَلَيْهِ الثَّوَابَ فَتَقَبَّلْهُ مِنِّيْ، وَلَا تَقْطَعْ رَجَائِيْ مِنْكَ يَا كَرِيْمُ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ. اَللهم صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ عَدَدَ مَا فِي عِلْمِ اللهِ مَا دَامَ مُلْكُ اللهِ

Arti Doa Akhir Tahun

Ya Allah, amal yang telah aku perbuat pada tahun ini dari sekian banyak amal yang telah Engkau cegah diriku dari melakukannya, yang Engkau tidak ridla atasnya, yang telah aku lupakan namun tidak Engkau lupakan, Engkau telah bertindak bijaksana atasku meskipun sebenarnya Engkau sangat mampu untuk menghukumku, Engkau menyeru kepadaku untuk lekas bertaubat setelah laku maksiat kepada-Mu, Ya Allah sungguh aku memohon ampunan kepada-Mu dari amal tersebut, maka ampunilah aku.

Ya Allah, dan untuk amal yang telah aku lakukan pada tahun tersebut yang Engkau ridla atasnya dan Engkau janjikan pahala serta ampunan atasnya, maka terimalah amalan tersebut dariku, dan jangan engkau putus harapanku kepada-Mu, wahai Dzat yang Maha Mulia, wahai Dzat yang Maha Pengasih dari para kekasih.

Semoga Allah Ta’ala melimpahkan sholawat kepada Baginda Nabi Muhammad sejumlah seluruh apa-apa yang ada dalam pengetahuan Allah selama keabadian kerajan-Nya.

Hukum Membaca Doa Awal Tahun

Jika merujuk pada dalil Al- Qur’an dan Hadits, maka memang tidak ada satupun dari keduanya yang sepesifik menjelaskan tentang anjuran untuk membaca bacaan do’a akhir tahun dan do’a awal tahun. Karena penyebutan tahun Hijriyah itu sendiri baru ada ketika Khalifah Umar bin khattab memimpin kaum muslimin.

Hukum Membaca Doa Awal Tahun

Namun jika yang menjadi pertanyaan adalah, bolehkan membaca doa akhir tahun dan awal tahun? tentu saja BOLEH, karena hukum asal berdoa dengan niat kebaikan boleh dilakukan kapan saja dan dimana saja.

Para Ulama Ahlussunnah wal Jamaah menganjurkan untuk membaca doa akhir tahun dan doa awal tahun dengan melakukan analogi hukum (Qiyas) dari hadits yang menyatakan bahwa Nabi Muhammad SAW, berdoa disetiap awal bulan. Hadits tersebut memiliki predikat Hadits Hasan yang diriwayatkan oleh Ad-Darimi dan At-Tirmidzi dari Tolhah bin Abaidillah, ia berkata :

عَنْ طَلْحَةَ بْنِ عُبَيْدِ اللهِ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ، أَنَّ النَّبِيَّ صَلىَّ اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ إِذَا رَأَى الْهِلاَلَ قَالَ: اَللهُمَّ أَهِلَّهُ عَلَيْنَا بِالْيُمْنِ وَاْلإِيْمَانِ وَالسَّلاَمَةِ وَاْلإِسْلاَمِ رَبِّيْ وَرَبُّكَ اللهُ

Artinya:

Dari Thalhah bin Ubaidillah, bahwa Nabi apabila melihat hilal (bulan pada tanggal 1, 2 dan 3), maka beliau berdoa: “Ya Allah, perlihatlah bulan ini kepada kami dengan kebahagiaan, keimanan, keselamatan dan keislaman. Tuhanku dan Tuhanmu adalah Allah.

Leave a Comment