Doa Keluar Rumah Sesuai Sunnah

Sebagai seorang muslim yang baik, alangkah baiknya jika hendak keluar rumah kita membaca doa keluar rumah terlebih dahulu agar langkah kita selalu dilindungi oleh Allah SWT. Membiasakan membaca doa dalam setiap kegiatan yang kita lakukan merupakan anjuran yang tujuannya agar kita selalu mengingat Allah dalam segala sesuatu dan belajar melakukan segala sesuatu karena bentuk kecintaan terhadap Allah dzat yang Maha Tinggi.

Membaca doa keluar rumah merupakan salah satu doa yang  di anjurkan oleh Nabi Muhammad SAW. Doa keluar rumah ini termasuk doa yang sunnah untuk dibaca ketika hendak berpergian. Meski doa ini termasuk doa yang sunnah untuk dilakukan, namun akan lebih baik jika kita sebagai umat islam bisa membiasakan diri untuk membaca doa sebelum keluar rumah.

Membaca doa keluar rumah ini bukan berarti ketika kita hendak berpergian jauh saja, namun doa ini bisa kita baca setiap kali kita keluar rumah. Tentu kita tau bahwa membaca doa sangat dianjurkan oleh nabi Muhammad SAW yang salah satunya adalah membaca doa keluar rumah. Yang mana membaca doa keluar rumah ini sangat penting agar segala aktivitas atau perjalanan kita diluar rumah selalu dalam lindungan Allah SWT.

Doa Keluar Rumah

Nabi Muhammad SAW selalu mengajarkan kepada umatnya tentang adab, dzikir dan doa. Termasuk salah satunya adalah doa ketika hendak keluar rumah. Berikut bacaan doa keluar rumah menurut Sunnah Rasul.

Doa Keluar Rumah

Bacaan Doa Keluar Rumah Arab

بِسْمِ اللهِ تَوَكَّلْتُ عَلَى اللهِ لاَحَوْلَ وَلاَقُوَّةَ اِلاَّ بِاللهِ

Bacaan Doa Keluar Rumah Latin

Bismilaahi tawakkaltu ‘alallahi wa laa hawla wa laa quwwata illaa billaahi.

Arti Doa Keluar Rumah Latin

Artinya : “Dengan menyebut nama Allah aku bertawakal kepada Allah, tiada daya kekuatan melainkan dengan Allah.”

Keutamaan Membaca Doa Keluar Rumah

Dalam hadist dari Anas bin Malik r.a, Rasulullah SAW menjelaskan tentang keutamaan doa ini.

إِذَا خَرَجَ الرَّجُلُ مِنْ بَيْتِهِ فَقَالَ بِسْمِ اللَّهِ تَوَكَّلْتُ عَلَى اللَّهِ، لَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللَّهِ، قَالَ: يُقَالُ حِينَئِذٍ: هُدِيتَ، وَكُفِيتَ، وَوُقِيتَ، فَتَتَنَحَّى لَهُ الشَّيَاطِينُ، فَيَقُولُ لَهُ شَيْطَانٌ آخَرُ: كَيْفَ لَكَ بِرَجُلٍ قَدْ هُدِيَ وَكُفِيَ وَوُقِيَ؟

Artinya : ” Apabila seseorang keluar dari rumahnya kemudian dia membaca doa diatas, maka disampaikan kepadanya : “Kamu diberi petunjuk, kamu dicukupi kebutuhannya dan kamu dilindungi.”
Dan seketika itu setan-setanpun akan menjauh darinya. Lalu salah satu setan berkata kepada temannya ” Bagaimana mungkin kalian bisa menganggu orang yang telah diberi petunjuk, dicukupi, dan dilindungi.” (HR. Abu Daud 5095 & Turmudzi 3426).

Keterangan : Makna “disampaikan kepadanya”, disini yang menyampaikan adalah malaikat. Dan malaikat itu mengatakan kepada orang-orang yang membaca doa keluar rumah ketika hendak keluar rumah. “Wahai hamba Allah, kamu telah diberi petunjuk, dicukupi dan dilindungi. (Tahfatul Ahwadzi, Syarh Sunan Turmudzi, 9/271).

Adab Ketika Akan Keluar Rumah

Islam selalu mendahulukan adab dan akhlaq dibanding ilmu. Karena dalam setiap hal diikuti oleh adab yang dianjurkan untuk dilakukan. Begitupun pada saat akan keluar rumah, terdapat adab – adab yang dianjurkan untuk dilakukan.

Sholat Dua Rakaat

Adab pertama yang harus anda lakukan sebelum keluar rumah adalah melakukan sholat dua rakaat. Pasalnya dengan melakukan sholat dua rakaat termasuk pada perbuatan yang dapat membuat anda terhindar dari kecemasan, kesulitan dan bencana.

Hal ini berdasarkan sabda Nabi Muhammad SAW :

إذا خرجت من منزلك فصل ركعتين تمنعانك مخرج السوء ، وإذا دخلت منزلك فصل ركعتين تمنعانك مدخل السوء

Artinya: “Jika kamu keluar dari rumah kamu dan melakukan sholat dua rakaat, maka akan melindungi kamu dari keburukan dan masalah di luar rumah. Jika kamu memasuki rumahmu, lakukalah sholat dua rakaat, maka kamu akan terlindungi dari keburukan dan masalah di dalam rumah.” (HR. Al-Bazzar dalam Musnad: 8567)

Hadits di atas menurut Albani yang dijelaskan pada Silsilah Ahadist Ash-Shahihah: 1323 dan dalam Shahihul Jawami’: 505.

Membaca Doa Keluar Rumah

Nabi juga menganjurkan untuk memandang ke langit sebelum keluar rumah seracaya membaca doa keluar rumah yang sudah kita bahas sebelumnya, dan disertai dengan membaca doa tambahan berikut :

Doa Keselamatan Di Luar Rumah

Doa Keselamatan di Luar Rumah Arab

اللَّهُمَّ إِنِّى أَعُوذُ بِكَ أَنْ أَضِلَّ أَوْ أُضَلَّ أَوْ أَزِلَّ أَوْ أُزَلَّ أَوْ أَظْلِمَ أَوْ أُظْلَمَ أَوْ أَجْهَلَ أَوْ يُجْهَلَ عَلَىَّ

Doa Keselamatan di Luar Rumah Latin

Allahumma inni a-’udzu bika an adhilla aw udholla, aw azilla aw uzalla, aw azhlima aw uzhlama, aw ajhala aw yujhala ‘alayya

Arti Doa Keselamatan di Luar Rumah

Artinya : “Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari aku tersesat, atau aku yang menyesatkan, atau aku tergelincir, atau aku digelincirkan, atau aku mendhalimi, atau aku didhalimi, atau kebodohanku atau aku yang dibodohi.”

Menggunakan Kaki Kanan

Setelah selesai membaca doa keluar rumah sesuai sunnah Rasul, ketika hendak keluar luar dianjurkan untuk mendahulukan kaki kanan terlebih dahulu. Karena kaki kanan untuk melakukan segala urusan yang baik termasuk petunjuk Rasulullah SAW.

Adab Sebelum Keluar dan Di Luar Rumah

Adab Ketika di Luar Rumah

Selain membaca doa keluar rumah, ada beberapa hal yang perlu kita perhatikan ketika sedang berada di luar rumah. Berikut beberapa anjuran adab yang hendaknya dilakukan ketika akan keluar rumah dan sudah berada di luar rumah.

Menjaga Niat

Ketika hendak keluar rumah, sebaiknya tata niat kita terlebih dahulu agar tidak sampai melakukan hal-hal yang tidak baik/mungkar. Karena ketika niat kita baik, maka Insya Allah setiap langkah kita akan dicatat sebagai kebaikan oleh Allah SWT.

Berpesan Kebaikan

Ketika hendak keluar rumah, alangkah baiknya jika kita memberikan pesan yang baik untuk keluarga dirumah seperti isrti, anak, saudara dan lainnya.

Pesan ini bisa berupa sebuah perintah untuk menggantikan posisinya dalam melaksanakan sesuatu, atau memberikan sebuah aturan/larangan ketika yang dirumah sendirian.

Menjaga Pandangan Mata

Seperti yang kita tau ketika kita keluar rumah tentu akan banyak sekali pemandangan yang akan lihat. Salah satunya adalah pemandangan lawan jenis yang ajanabi. Apalagi pada zaman sekarang banyak sekali wanita yang tidak menutup auratnya.

Sehingga wajib bagi kita umat islam untuk menjaga pandangan mata ketika berada diluar rumah khususnya untuk kaum adam. Karena melihat perempuan yang auratnya tertutup rapat saja sudah melanggar aturan islam, apalagi melihat wanita yang tidak menutup auratnya.

Seperti firman Allah Qs. An Nuur : 30

قُل لِّلْمُؤْمِنِينَ يَغُضُّوا مِنْ أَبْصَارِهِمْ وَيَحْفَظُوا فُرُوجَهُمْ ذَلِكَ أَزْكَى لَهُمْ

Artinya:“Katakanlah kepada orang laki-laki yang beriman: Hendaklah mereka menundukkan pandangannya, dan menjaga kemaluannya; yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka.” (QS. An Nuur: 30)

Tidak Mengumbar Aurat

Hal lain yang perlu diperhatikan ketika keluar rumahadalah tidak mengumbar aurat. Hal ini khususnya bagi kaum hawa yang sangat rentang melanggar aturan ini. Tentu sebagai wanita ingin terlihat cantik, dengan berpoles dan berpakaian yang bagus. Namun, pada zaman sekarang ini definisi cantik kadang mengharuskan seorang wanita untuk membuka auratnya.

Seperti yang kita tau bahwa pada zaman sekarang mengumbar aurat bukanlah hal yang tabu, bahkan tidak sedikit wanita yang bangga melakukan itu. Padahal membuka aurat bisa menjadi fitnah bagi si wanita, bahkan juga bagi yang lain.

Perintah menutup aurat sendiri telah tertulis dalam Al-quran surat Al-Ahzab ayat 59. Allah SWT berfirman :

يَا أَيُّهَا النَّبِيُّ قُلْ لِأَزْوَاجِكَ وَبَنَاتِكَ وَنِسَاءِ الْمُؤْمِنِينَ يُدْنِينَ عَلَيْهِنَّ مِنْ جَلَابِيبِهِنَّ ذَلِكَ أَدْنَى أَنْ يُعْرَفْنَ فَلَا يُؤْذَيْنَ وَكَانَ اللَّهُ غَفُورًا رَحِيمًا

Artinya : “Wahai Nabi! Katakanlah kepada para isterimu, para anak perempuanmu dan para isteri orang-orang beriman, “Hendaklah mereka menutupkan jilbabnya atas mereka (ke seluruh tubuh mereka).” Yang demikian itu agar mereka lebih dekat (mudah) untuk dikenali, sehingga mereka tidak diganggu. Dan Allah Yang Maha Pengampun, Maha Penyayang.” (QS. Al-Ahzab: 59)

Tidak Memakai Wewangian (Khusus Wanita)

Hal berikutnya yang perlu diperhatikan ketika keluar rumah khusus bagi wanita adalah tidak memakai wewangian. Memakai wewangian mungkin terlihat sepele dan bahkan banyak diantara kita yang masih memakai wewangian ketika keluar rumah karena merasa kurang percaya diri atau yang lainnya jika tidak memakai parfum.

Padahal dalam ajaran islam, wanita dilarang untuk memakai wewangian ketika keluar rumah. Karena ketika seorang wanita lewat di sekitar lelaki dalam keadaan memakai wewangian, hal ini bisa memicu fitnah.

Seperti yang diriwayatkan oleh Hr. Abu Daud, An-Nasa’i, Tirmidzi dan Ahmad berikut ini :

أَيُّمَا امْرَأَةٍ اسْتَعْطَرَتْ فَمَرَّتْ عَلَى قَوْمٍ لِيَجِدُوا مِنْ رِيحِهَا فَهِيَ زَانِيَةٌ

Artinya: “Siapa saja wanita yang memakai wewangian, kemudian melewati satu kaum (laki-laki) supaya mereka mencium bau harum yang dia pakai maka perempuan tersebut adalah seorang pezina.” (HR. Abu Daud, An-Nasa’i, Tirmidzi, dan Ahmad)

Tidak Menyebarkan Hoax dan Fitnah

Hal lain yang perlu diperhatikan ketika keluar rumah adalah tidak menyebarkan informasi bohong dan fitnah. Karena hal ini merupakan salah satu perilaku buruk yang bisa membawa bencana besar bagi di pembohong bahkan orang lain disekitarnya.

Dalam ajaran islam pun melarang keras perilaku tercela ini dan merupakan salah satu dosa besar. Seperti yang di jelaskan oleh HR. Bukhari dan Muslim dan lafal milik Bukhari berikut :

إِنَّ الصِّدْقَ يَهْدِى إِلَى الْبِرِّ، وَإِنَّ الْبِرَّ يَهْدِى إِلَى الْجَنَّةِ، وَإِنَّ الرَّجُلَ لَيَصْدُقُ حَتَّى يَكُوْنَ صِدِّيْقًا. وَإِنَّ الْكَذِبَ يَهْدِى إِلَى الْفُجُوْرِ، وَإِنَّ الْفُجُوْرَ يَهْدِى إِلَى النَّارِ، وَإِنَّ الرَّجُلَ لَيَكْذِبُ حَتَّى يُكْتَبَ عِنْدَ اللهِ كَذَّاباً.

Artinya: “Sesungguhnya kejujuran akan menunjuki pada kebaikan, dan kebaikan akan menunjuki ke surga. Sesungguhnya orang yang sungguh berkata untuk jujur, sampai ia menjadi orang yang benar-benar jujur. Dan sesungguhnya kedustaan akan menunjuki pada kejahatan, dan kejahatan akan menunjuki ke neraka. Sesungguhnya seseorang yang sungguh berdusta, sampai akhirnya ia dicatat di sisi Allâh sebagai pendusta.” (HR. Bukhari dan Muslim dan lafal milik Bukhari)

Tidak Menggunjing

Selain berbohong dan menyebar fitnah, hal lain yang perlu diperhatikan ketika keluar rumah adalah tidak menggunjing. Karena menggunjing termasuk kedalam perilaku tercela.

Perilaku ini tentu sudah tidak asing lagi bagi kita, khususnya untuk kaum hawa. Meski terlihat sepele, namun perilaku termasuk dilarang dalam agama. Seperti firman Allah SWT dalam surat Al-Hujurat ayat 12 yang berbunyi:

وَّلَا تَجَسَّسُوْا وَلَا يَغْتَبْ بَّعْضُكُمْ بَعْضًاۗ اَيُحِبُّ اَحَدُكُمْ اَنْ يَّأْكُلَ لَحْمَ اَخِيْهِ مَيْتًا فَكَرِهْتُمُوْهُۗ وَاتَّقُوا اللّٰهَ ۗاِنَّ اللّٰهَ تَوَّابٌ رَّحِيْمٌ

Artinya: “Janganlah kalian mencari-cari kesalahan dan janganlah sebagian kalian menggunjing sebagian yang lain. Apakah salah satu ada di antara kalian suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka pasti kalian membencinya (hal tersebut). Dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Pemberi  taubat, Maha Penyayang.” (Al-Hujurat: 12)

Mencegah Kemungkaran

Sangat utama bagi orang yang keluar rumah bisa mengajak kepada kebaikan dan mencegah kemungkaran. Seperti firman Allah dalam surat Ali Imran ayat 110 yang berbunyi :

كُنْتُمْ خَيْرَ اُمَّةٍ اُخْرِجَتْ لِلنَّاسِ تَأْمُرُوْنَ بِالْمَعْرُوْفِ وَتَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ وَتُؤْمِنُوْنَ بِاللّٰهِ

Artinya: “Kalian adalah sebaik-baik umat yang dikeluarkan untuk manusia, kalian menyuruh dengan yang makruf, dan mencegah dari yang mungkar, dan beriman kepada Allah.” (Ali Imron: 110)

Demikian kajian yang bisa kami sajikan untuk anda terkait dengan doa keluar rumah. Dari sini kita bisa tau bahwa ada banyak sekali manfaat yang bisa kita ambil dari membaca doa keluar rumah. Semoga kita senantiasa dimampukan untuk mengamalkannya. Aamiin.

Leave a Comment